Draft protokol penyelenggaraan event Paska Covid19 sudah diterbitkan oleh IMI, kami team Suzuki Motorsport tentunya menyambut baik diterbitkannya aturan tersebut Hal ini perlu dilakukan untuk membangkitkan olah raga rally dan sprint yang sudah tertunda 4 bulan.

Suzuki Motorsport.id team yang bermarkas di Suzuki Pondok Indah dengan team Manager Yoyok Setyowarno atau akrab dipanggil Yoyok Cempe sudah menyatakan menunda keikut sertaannya dalam rally tanah air. Pernyataan yang bersangkutan disampaikan kepada mobilinanews minggu lalu.

Menurutnya, event besar tentunya melibatkan orang banyak, mulai dari peserta, mekanik, panitia, time keeper, kamar hitung dan lainnya. Dalam pertandingan rally atau sprint tentunya ada buku aturan lomba dan time card yang mencatat waktu masuk pos kontril, waktu start dan finish. Kartu ini tentunya akan dipegang oleh panitia dan peserta sehingga interaksi secara tidak langsung tidak bisa dihindari. Tatap muka saat briefing maupun scrutineering juga beresiko akan tertularnya Covid 19. Oleh karena itu Panitia tentunya harus mempersiapkan protokoler kesehatan yang ketat diantaranya hand sanitizer mapun tempat membilas dan cuci tangan.

Dalam protokol tersebut juga diatur tentang usia peserta, dimana hal yang memberatkan adalah aturan tentang kriteria peserta, Dalam protokol yang diterbitkan, peserta diatas 45 tahun dilarang ikut serta, sementara team Suzuki Motorsport yang terdiri dari Yoyok Setyowarno dan Wijaya Kusuma berusia diatas 45 tahun. Demikian pula mekanik kami Sakiyo bahkan sudah diatas 60 tahun. Banyak peserta yang usia diatas 45 tahun, sebut saja Team Banteng, Ketua DPRD DKI Jaya H Prasetyo, Hardy Sitorus, Donny SQ , Kemudian team BRM Frans Barlean dan Roy Nirwan, Team Eurostar Erwin Manca dan masih banyak lagi.

BACA  ORD SUZUKI SPORT Siap Ke Muara Bungo

Kalau aturan usia ini diterapkan tentunya team Suzuki Motorsport dipastikan tidak akan ikut serta dalam event sprint dan rally pada tahun 2020 ini.

Ada protokol lain yang rasanya perlu di tinjau ulang yakni tentang membuka pintu pake siku, Saya kira semua pembalap menggunakan sarung tangan sehingga aturan ini tidak relevan diterapkan.

Dengan demikian hal yang perlu dipertimbangkan adalah masalah usia dan sanitasi dilapangan yang harus memadai.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

OSAKA JLC - ORD SUZUKI RACING TEAM
Send via WhatsApp